Bergunjing
KETIKA kita mengucapkan satu kata, maka di dalamnya terkandung makna, yang mungkin akan menyebabkan sesuatu. Seperti pepatah lama yang mengatakan “mulutmu adalah harimaumu”, dan Allah pun berfirman, “jagalah ucapanmu, karena ucapanmu adalah dosa dan pahalamu”, sebegitu berartinya sebuah ucapan.
Tergambar jelas dalam kehidupan sehari-hari kita, tanpa disadari terkadang ucapan kita melukai perasaan orang lain, sehingga ujung-ujungnya menjadi permusuhan. Jagalah mulut dalam berucap dan perhatikan lidah ketika kita harus membicarakan sesuatu, sehingga tidak menjadi penyesalan di kemudian hari.
Banyak yang terjadi dalam kehidupan adalah menggunjing kejelekan orang lain di belakangnya, merupakan hal yang sangat mudah untuk diucapkan, baik itu keluarga, teman bermain bahkan teman kantor. Meskipun itu sebuah fakta adanya sebagai manusia yang beragama dan takut akan hukum Allah marilah kita mulai menjaga lidah dan ucapan kita, gunjingan akan menimbulkan fitnah tanpa kita sadari, masalahnya sekelumit masalah akan menjadi besar ketika ada orang yang menambah-nambahi masalah tersebut.
Menggunjing orang merupakan hal termudah mengisi waktu luang, tanpa harus berpikir kekurangan yang terdapat pada diri kita sendiri, sadarkah kita di balik gunjingan kita maka orang yang kita gunjing memiliki sejuta kelebihan dibandingkan diri kita sendiri. Menggunjing orang lain sering terjadi karena seseorang merasa dirinya paling baik, benar dan tanpa kekurangan. Padahal setiap manusia ditakdirkan untuk memiliki kesederhanaan sifat, hati dan nurani.
Herannya menjelek-jelekkan orang lain saat ini sudah merupakan hobi bagi sebagian orang, kasihan benar.! Sedih juga melihat orang yang terlibat di dalamnya, mengapa dari mereka yang suka bergunjing dan menjelekkan orang lain di belakang tidak terlintas untuk menjelekkan diri sendiri sebagai introspeksi diri, apa kekurangan dan kelebihan. Hobi ini tidak hanya menimpa lingkungan kehidupan masyarakat biasa saja, tetapi sudah merambah ke dunia entertainment kita dan politik. Duh bayangkan saja apabila negara ini meiliki ribuan penggunjing.hancur sudah bangsa ini. Sedangkan satu orang penggunjing saja sudah cukup mampu menghancurkan kehidupan orang lain, entah dalam pekerjaan maupun persahabatan. Mungkin orang yang hobi menggunjing orang lain adalah orang yang kurang mampu untuk menilai kelebihan yang dimilikinya, atau mungkin saja karena sifat iri dengki yang bercokol di hatinya. subhanallah.
Mulut, lidah memang bisa menghancurkan segalanya, persahabatan, pekerjaan bahkan negara sekalipun. Karena dengan ucapan yang keluar dari mulut kita tersirat jutaan arti yang mungkin tak terpikirkan oleh kita saat berucap. Apabila ucapan kita adalah fitnah maka kita telah membuat sesuatu menjadi kacau balau, lebih parah lagi membuat sebuah kehancuran.
Apabila penyakit ini sudah menghinggapi kita maka sulitlah untuk mengobtinya selain memulai dengan menahan diri dan kembali ke jalanNya, dengan datangnya tahun baru ini marilah untuk menghapus sifat jelek kita salah satunya menggunjing orang lain, berat mungkin tapi perlahan-lahan mencobanya, agar nantinya baik bagi kita dan kehidupan.
Peringatan ” Gunjinganmu adalah keburukanmu yang terumbar pada setiap orang yang kau ceritakan,” petiklah sendiri makna yang terkandung dalam ungkapan tersebut.

